4 Comments

Namanya WOONDARY

Ini bukan cerita tentang seorang cewe atau nama seseorang, tapi ini cerita tentang sebuah band dari kampung..

Nama band itu adalah woondary band yang digawangi oleh temen-temen saya dikampung dan tentunya saya pernah terlibat didalamnya walaupun hanya sebagai pupuk bawang (bahasa jawa yg artinya pemain cadangan ) hehehee..

mengenang masa lalu sebelum ngadu nasib dijakarta saya sempat jadi pemuda pengangguran yg ngalor ngidul bawa keyboard YAMAHA PSR1500 itupun keybord pinjeman punya pak KADES, dengan modal skill otodidak dengan permainan pas-pasan (pas jelek banget :P) ikut latihan campursari dan bermain organ tunggal akhirnya membawa saya pada komunitas anak band lokal  dikawasan kabupaten saya, dan yang lebih membanggkan adalah disaat saya diminta bantuan untuk  mengaransement sebuah lagu woondary yang judulnya “ASA”

Sebuah proyek guyon (becanda) karena gak pernah terbesit dipikiran saya kalau saya yg pemuda lugu dan jauh dari wanita bahkan dari hingar bingar musik pop rock maupun span, bisa dimintai bantuan untuk membuat musik sebuah lagu dari woondary,. karena tertantang akhirnya sayapun memberanikan diri untuk membuatkan musik yang mereka (woondary) minta dengan modal keyborad pak kades dan laptop pinjeman serta Software  Cakewalk – SONAR 8.5 Producer And Studio  versi bajakan dan hasil mulung dari studio temen akhirnya dengan tekad matekajiku sijaran goyang tak goyang ing tengah latar.. lah kok jadi ngelantur😦 hahahaha dengan tekad yg membara disertai rasa tertantang untuk membuktikan bahwa saya bisa mengaransement musik untuk lagu “ASA” milik woondary, dan setelah saya kerjakan dengan sungguh-sungguh (sunguh2 tertawa melihat diri saya sendiri yang sok imut main piano sendirian kaya orang autis :P)  akhirnya musik itu selesai juga saya kerjakan  dalam satu hari satu malam sambil puasa mutih hehehe serius saya mengerjakan musiknya sampe lupa makan karena keasyikan main freecell (dahh gak nyambung lagi)  akhirnya sipemuda pemalu dan pendiam ini (diem kalo makan) bisa juga bikin musik pop versi akustik piano dan synthesizer serta violin dll, yg sy sisipkan supaya lebih keren walau menurut kebanyakan orang musiknya masih acak adul tapi saya tetap bangga karena saat grudak-gruduk dengan anak-anak band indie itulah saya lebih mengenal perjuangan seorang musisi yg idealis dan memperjuangan dengan segala jiwa raga dan harta cekak yg mereka miliki agar karya mereka bisa dinikmati orang banyak..

Saat-saat itu adalah saat yg sagat indah… huftt.. jadi keinget waktu muda nih🙂

So far salutlah untuk band yg satu ini (woondary) walaupun mereka belum masuk dapur ngebul, maksut saya dapur rekaman dengan Label nasional namun mereka udah bisa berkarya dengan membawakan lagu-lagu yg mereka ciptakan sendiri, saya pribadi hanya bisa mendoakan perjuangan mereka supaya terus berkarya dan nantinya bisa diterima oleh masyarakat apa yg telah mereka kerjakan…

“special thanks to woondary for beautiful memories”

keep fighting!
I’m sure one day you can achieve your dreams like song “ASA” which you have created ..

Kunjungi profil woondary DI SINI

Group FB WOONDARY

klik icon fb berbagi ketemanmu

About Dedik pramono

Flying over the lake like a dragonfly

4 comments on “Namanya WOONDARY

  1. he he …..salut…….! i like this…!

  2. heheehehee…. lucu bgt.. d bukuin ajhh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: