Leave a comment

Sakit

Bangsa yg besar adalah Bangsa yg menghormati perjuangan para pahlawanya!!

Ungkapan diatas sangat sering ,bahakan terlalu sering kita dengar dikeseharian kita (untuk tulisan ini jg ada hehehe) ungkapan yg sering diucapkan oleh bapak2 PEJABAT yg terhormat dinegeri ini. ,mereka bersuara lantang penuh kebanggaan seakan mengguri kita ataupun menyakinkan kita setidaknya bangsa ini adalah bangsa yg besar, maka itu sudah sewajibnya menghormati perjuangan para Pahlawan terdahulu.,,.

Tapi benarkah kita semua merasa bahwa bangsa ini adalah bangsa yg besar?, yaaa tentu saja bangsaku INDONESIA adalah bangsa yg sangat “BESAR” besar sekali sampai-sampai segala sesuatunya menjadi penuh sesak karena terlalu besar, saya merasakan bangsa ini sangatlah besar,. bangsa ini mempunyai “KEBESARAN” dalam berbagai aspek , besar kepadatan penduduknya, besar hutang luar negerinya, dan besar sekali kemungkinan rakyatnya menjadi koruptor jika diberi kekuasaan dan jabatan (harggghhhh……!!)

Besarnya jumlah penduduk seringkali dijadikan alasan oleh para pejabat atas kelailaian tugas mereka untuk melayanai rakyat, mereka seakan lari dari kesalahan jika mereka dipersalahkan, mereka selalu bisa beralasan bahwa bangsa ini terlalu besar jadi tidak mudah untuk mengakomodir keseluruhan wilayah dan penduduknya secara bersamaan (kalo saya bilang sih ini alasan dari orde lama sampai saat ini yg masih relevan,karena selalu dipake pemerintah)

Besarnya hutang Indonesia ke Luar Negeri,. wow!! keren banget ya hutang bangsa ini sangat besar bahkan banyak pihak pesmistis selalu mengigangatkan pada kita ” wahai rakyat indonesia ingatlah Kepala kalian harganya adalah kira2, 12 juta!!! maksut pakar pesimistis itu adalah dari seluruh penduduk indonesia ini menanggung hutang sebesar Rp12.000.000,00-  banyak amittt…..!!!  sial banget dah gua make kagak udah nanggung utang aje.. gak apa-apa dah, ayo bapak2 pejabat ngutang lagi dong biar tambah banyak biar jadi rekor…, ehehehehe… dulu saya selalu bangga setiap kali ngobrol dengan temen dari luar negeri, saya selalu membanggakan bahwa negeri saya setidaknya lebih keren karena bisa masuk G20 ( g20 adalah, bla bla bla bla..) tapi kebanggaan itu ternyata hanyalah kebanggaan kosong, krn secara pribadi saya tidak mendapat pengaruh dari G20 itu (atau memang pengaruhnya tidak kesektor rakyat namun kesektor yg lain, saya gak tau..)

At least Kita tetaplah Bangsa yg besar (kita…?? elu aja kali ma kebo gua mah ogah) bangsa ini tetaplah punya karakter sikap pendudukl yg unik, knp unik? Uniknya adalah saat merka miskin mereka begitu benci korupsi kolusi dan konco2nya, saat mereka masih mahsiswa mereka begitu IDEALIS demo dimana-mana sampai tenggorokanya kering uang abis buat biaya demo patungan ma temen2 (padahal tuh uang juga yg ngasih orang tua) kalo tuntutan gak dipenuhi, mahasiwa rela MOGOK MAKAN (mogok makan mungkin karena emang udah gak punya duit hehehe piss om) tapi salutt lah dengan  ketetapan semangat para mahasiswa indonesia yg lantang menyuarakan kebenaran dan dari berbagai elemen kebangsaan menurut saya revolusi indonesia tidak pernah lepas dari peran serta mahasiswa (viva mahasiswa ha ha ha). tapi maaf buat para mahasiswa,. setelah prestasi lantang yg udah kalian kumandangkan untuk menampar kesalahan pemerintahan,  sekarang muncul pertanyaan dibenak saya.. ” knp setelah revolusi, reformasi, re re re yg lain udah terjadi, knp tidak banyak perubahan, tentunyasekarang yg memegang pemerintahan adalah mantan2 mahasiswa dulu yg demo, yg mogok makan, yg mati2an tawuran sama POLISI, tapi kenapa setelah lepas dari jaket ALMAMATER sikapnya udah berbeda? kenapa korupsi masih ada, kenapa malah makin menggila ( bahasa anak muda nih), kenapa kebijakan2 pemerintahan yg digelontorkan oleh pemerintah yg kononya pejabatnya adalah para mahasiswa IDEALIS masih saja tidak banya berpihak untuk rakyat, apakah idealis kebenaran itu hanya terjadi saat kita belum mikirin rumah tangga belum mikirn istri/suami, belum mikirin anak belum mkirin beli gas dll ya mungkin waktu jadi mahasiswa sangat begitu idealis karena belum mikirin semua itu, setelah kita dihadapakan pada kebutuhan hidup sikap idealis itu akan hilang bahkan mungkin lupa sama sekali, kalo udah punya jabatan lupa saat2 menjadi mahasiswa dulu yg geram dengan segala tindakan pemerintah yg menyakiti rakyat, setelah jadi pejabat ke-enakan duduk ditempat basah, dan pegang ditu banyak😛 , ahhh gak juga mas, yg jelek2 sikpanya itu dulu bukan mahasiswa idealis mas, atau mungkin yg jelek2 itu bahkan gak kuliah mas ( seperti saya😦 )   ya semoga saja…, karena sikap cenderung untuk menjadi koruptor dll bukan monopoli mantan mahasiswa tapi sikap ini udah mendarah daging untuk seluruh penduduk indonesia, saya gak tau istilah sosiologinya apa, apakah mungkin sistem kenegaraan kita salah, atau kita yg masih terlalu belum siap untuk menjadi bangsa yg besar dan bangsa yg maju sejahtera untuk bisa dirasakan seluruh lapisan rakyatnya.. semoga itu tidak benar!

Bagaimanapun juga bangsa inilah bangsa yg sangat saya cintai, bangsa yg selalu bisa membuat saya menangis sewaktu Dia sakit, karena perilaku sebagian rakyatnya yg kebetulan punya kekuasan, bangsa ini tetaplah bangsa yg besar dan bangsa yg penuh pesona, maka tidaklah berlebihan jika kita pergi dari bangsa inipun kita akan tetap terkenang, karena tanah ini adalah tanah air pusaka, tanah yg melahirkan kita, yg memberi makan kepada kita, yg menjadi guru sejati dengan apa yg terjadi dinegeri ini, jika saya ditanya posisi saya berada dimana (kaum pesimistis, atau optimis) saya akan mengatakan saya selalu berda disisi optimis, saya selalu yakin bahwa bangsa ini hanyalah sakit, masih ada kesempatan untuk sembuh, dan semua itu dimulai oleh diri sendiri karena bagi saya tidak mungkin merevolusi semua aspek kehidupan baerbangsa jika moral individual dari masing-masing penduduknya tidak berubah..

Lebih dari itu masih banyak hal dari bangsa ini yg sellau membuat kita terus2an mencintainya.. dan dibalik semua kelemahan bangsa ini masih ada berbagai kelebihan yg dimilki,

Aku adalah anak bangsa, jika bangsa ini memintaku tidak alasan lain untuk menolak permintaan bangsa ini!

About Dedik pramono

Flying over the lake like a dragonfly

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: