Leave a comment

Mimpi, Keabadian

Sebentar namun kamulah penciptaanku, selalu diciptakan…
Dengan cinta dan kesabaran, disiplin dan air mata,
Kemudian sedikit demi sedikit melangkah membiarkanku mundur untuk membebaskanku ,
Membiarkan aku untuk berlayar sendirian dilautanku.,
Meskipun sangat baik dalam segala rasa takut ini.
Sebelum aku sendiri yang akan mati terombang-ambing tanpa cahaya


Dengan cukup mimpi apa aku akan tetap hidup
Dengan harapan yang akan diukir oleh Tuhan sendiri. bukan Kamu,,
Masih sama menyuruhku pergi, atau lebih tepatnya meninggalkanku dalam gelap.

Melepaskan kekuatanku secara bertahap
Untuk membiarkanku dalam bentuk diri yang terurai diantara senyummu.
Sebelum aku sendiri yg akan mati terombang-ambing tanpa cahaya,

Dan kau begitu baik dan bijaksana, Kamu anggun dan cantik
Seperti penari ketika irama manis terakhir mendekati kematianku
Sedikit demi sedikit menyentuh nyawaku untuk melepaskannya pergi.

Karena cinta inspirasi dan belajar secara alami
Pikirankan dengan apa yang berdetak dijantung.
Dan itulah yang terjadi melalui cintamu buat aku, aku
Dengan perlahan-lahan melangkah mundur untuk pergi, atau lebih tepatnya kamu tinggalkan

karena cinta adalah inspirasi, kebijaksanaan, dan pembelajaran Alami
walaupun untuk itu aku harus mundur dan mati…

About Dedik pramono

Flying over the lake like a dragonfly

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: